Posted on

Mengatasi Masalah Core Web Vitals 2020

Mengatasi Masalah Core Web Vitals

wpJakarta.Com – Mengatasi Masalah Core Web Vitals. Tentu kami tidak menganggap bahwa Core Web Vitals merupakan suatu masalah. Core Web Vitals seperti kita tau bahwa Core Web Vitals adalah himpunan pengukuran pada halaman website yang akan mencerminkan pengalaman nyata atau real time terkait performa situs website.

Core Web Vitals, kami analogikan sebagai ujian, yang terdiri dari beberapa metriks yang kesemuanya harus bisa anda lewati. Dengan masing-masing metriks, target, batas toleransi dan metode penilaiannya, website anda akan di nyatakan lulus atau tidak lulus uji. Tiga kata yang mulai dari sekarang mungkin harus anda antisipasi. Apapun jenis website atau blognya, apakah anda hanya menjalankan sebuah blog, atau mengoperasikan website sebagai alat usaha. Maka sekali lagi, tiga kata tersebut harus anda antisipasi.

Core Web Vitals Series

Tentang Core Web Vitals atau tentang bagaimana mengatasi masalah Core Web Vitals. Sebenarnya saat ini hanya ada tiga ukuran yang menjadi komponen Core Web Vitals, yaitu Largest Contentful Paint (LCP), First Input Delay (FID) dan Cumulative Layout Shift (CLS)di masa mendatang komponen ini mungkin bisa bertambah. Tapi mengatasi masalah Core Web Vitals yang hanya tiga komponen utama tersebut bisa jadi masalah yang mungkin tidak akan pernah bisa anda selesaikan. Karena jika di detailkan komponen website yang ternyata sangat luas dan saling terkait satu sama lainnya.

Core Web Vitals juga bukan hanya untuk jenis website WordPress, namun untuk website secara keseluruhan.Maka untuk menyederhanakan dan memudahkan mengatasi masalah Core Web Vitals, kami akan memberikan artikel yang berkelanjutan. Jika anda mengikutinya, mungkin kami akan dapat membantu anda mengatasi masalah Core Web Vitals. Utamanya untuk website dengan platform WordPress. Dan di website ini, kami menempatkannya pada kategori artikel WordPress.

Core Web Vitals Series wpJakarta

Mengatasi Masalah Core Web Vitals.

Tips trik dan Tutorial WordPress

Kenapa harus mengantisipasi Core Web Vitals ?

Sejak beberapa bulan lalu di tahun 2020, google memberikan informasi tentang kabar Core Web Vitals. Bahwa Core Web Vitals akan di sertakan dan menjadi sinyal utama dalam peringkat pencarian Google. Sinyal ini mengukur bagaimana pengguna atau pengunjung mendapatkan pengalaman dan berinteraksi ketika mereka mengunjungi website anda. Core Web Vitals adalah inisiatif Google untuk memberikan panduan yang terpadu bagi webmaster (blogger, publisher, business owner atau siapapun yang mengelola website).

Intinya ini adalah tentang bagaimana performa sebuah website. Google ingin kualitas yang terbaik dari sebuah website. Utamanya untuk memberikan pengalaman positif dari pengunjung website. Dan tentu saja dalam hal ini yang paling penting adalah dari sisi kecepatan loading halaman, juga interaksi pengguna ketika mengunjung website anda. Kita mungkin tau sepertinya ada banyak ukuran maupun tools yang bisa di gunakan untuk pengukuran. Contoh pagespeed insight, gtmetrix, pingdom dan lain-lain. Banyak orang bingung tools mana yang bisa di jadikan acuan dan menjadi pegangan.

Core Web Vitals sebagai acuan dari beragam alat ukur pengalaman pengguna

Core Web Vitals akan menyeragamkan hal tersebut. Inisiatif Web Vitals bertujuan untuk menyederhanakan lanskap, dan membantu fokus pada metrik ukuran yang paling penting. Final bahwa mulai bulan mei 2021 google akan menjadikan core web vitals sebagai ukuran yang menjadi faktor penentu konten mana yang pantas untuk di “tempatkan” di rangking teratas hasil pencarian. https://developers.google.com/search/blog/2020/11/timing-for-page-experience. GTmetrix baru saja melakukan update atas alat pengukurannya, yang saat ini juga berbasis Core Web Vitals (lighthouse). Maka sekarang, jika anda concern tentang peringkat website atau konten anda pada halaman pencarian. Maka anda harus mengantisipasi yang namanya Core Web Vitals.

Tips-trik dan Tutorial WordPress lainnya

Saya tidak ingin memikirkan atau mengantisipasi web vitals

Tentu saja anda boleh, jika anda mungkin seperti yang kami sebutkan berikut. Maka anda tidak perlu memikirkan dan mengantisipasi atau mengatasi masalah Core Web Vitals.

  • Jika anda tidak memiliki website atau blog.
  • Usaha anda berjalan secara offline dan sama sekali tidak menggantungkan usaha online.
  • Anda menjalankan usaha menggunakan platform online milik orang lain (sosial media, marketplace dan lain-lain).

Tapi benarkah anda tidak perlu online untuk tetap dapat menjalankan usaha anda ? Untuk saat ini mungkin ya, anda masih belum perlu. Tapi bagaimana dengan lima tahun ke depan. Anda mungkin sudah mulai memikirkan bagaimana jalannya usaha anda pada lima tahun mendatang. Jika anda menjalankan usaha kecil dan mulai berfikir untuk memiliki platform online sendiri. Maka WordPress bisa jadi pilihan yang tepat. Lihat artikel kami tentang bagaimana platform WordPress bisa jadi platform yang tepat untuk mengembangkan bisnis dan usaha anda.

Apa itu Core Web Vitals

Core Web Vitals adalah bagian dari Web Vitals yang berlaku untuk semua halaman website. harus diukur oleh semua pemilik situs, dan akan muncul di semua alat Google. Masing-masing Core Web Vitals mewakili aspek berbeda dari pengalaman pengguna, dapat diukur di lapangan, dan mencerminkan pengalaman dunia nyata dari hasil yang berpusat pada pengguna yang kritis. Metrik yang membentuk Core Web Vitals akan berkembang seiring waktu. Untuk saat ini tahun 2020 berfokus pada tiga aspek pengalaman pengguna — pemuatan atau loading, interaktivitas, dan stabilitas visual — yang memiliki ambangnya (batas) masing-masing.

Tips-Trik dan Tutorial WooCommerce

Komponen Core Web Vitals

Untuk dapat mengatasi masalah Core Web Vitals, penting sekali untuk memahami bagaimana ketiga aspek Core Web Vitals tersebut di batasi dan di ukur. Sebagai berikut:

  • Largest Contentful Paint (LCP). Yang akan mengukur kinerja pemuatan. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang baik, LCP akan muncul dalam waktu maksimal 2,5 detik sejak halaman pertama kali di memuat. Targetnya adalah di bahwa 2.0 detik.
  • First Input Delay (FID). Yang akan mengukur interaktivitas. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang baik, halaman harus memiliki FID kurang dari 100 milidetik. Target adalah di bahwa 100 milidetik.
  • Cumulative Layout Swift (CLS): mengukur stabilitas visual. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang baik, halaman harus mempertahankan CLS kurang dari 0,1 detik. Target adalah di bahwa 0.1 detik.

Untuk setiap metrik di atas, untuk memastikan bahwa kita akan dapat mencapai target yang disarankan, maka ambang batas yang baik untuk diukur adalah 75% pemuatan halaman. Yang tersegmentasi baik di perangkat seluler maupun desktop. Kelulusan halaman akan assessment Core Web Vitals jika memenuhi target yang direkomendasikan pada persentil ke-75 untuk ketiga metrik di atas.

Mengatasi Masalah Largest Contentful Paint Core Web Vitals

Untuk dapat memahami tentang metriks, nilai atau pengukuran dan sebagainya dan bagaimana di anggap LULUS Core Web Vitals. Ada baiknya untuk menentukan tools mana yang ingin di buat dan lebih baik lagi bagaimana memamhami dari kinerja pengukuran tools tersebut. Di sini kami memutuskan untuk menggunakan Google Pagespeed Insight by lighthouse. Lihat artikel kami tentang bagaimana cara menggunakan dan memahami Google Pagespeed Insight.

Tips-Trik dan Tutorial WooCommerce lainnya

Mengatasi masalah Core Web Vitals

Untuk mengatasi masalah Core Web Vitals mungkin akan sedikit teknikal, anda mungkin perlu sedikit berhubungan dengan kode javascript, style properties CSS serta element atau tag-tag HTML. Namun dengan memahami atau setidaknya mengetahui tentang komponen Core Web Vitals maka kita akan lebih mudah untuk mengatasi masalah Core Web Vitals. Bahkan tanpa harus menguasai kode pemrograman dan spesifikasi komputer.

Bagaimana kami mengatasi masalah Core Web Vitals

Seperti anda pada umumnya bahwa kami, juga mencari cara bagaimana mengatasi masalah Core Web Vitals. Tadinya kami berfikir bahwa pengukuran website melalui metriks kecepatan adalah sesuatu yang tidak adil. Kami percaya bahwa hosting atau infrastruktur canggih dan mahal yang di miliki oleh website perusahaan-perusahaan besar tentu akan dengan mudah mengatasi masalah Core Web Vitals. Lain halnya dengan website skala usaha kecil yang mungkin di hosting pada infrastruktur murah (shared hosting) mungkin akan sulit dan tidak pernah bisa mengatasi masalah Core Web Vitals.

Namun kami melihat ada peluang bagi hosting skala kecil (shared hosting) untuk bisa berkompetisi dan mengatasi masalah Core Web Vitals. Selain juga sebagai tantangan. wpJakarta.Com mencoba untuk fokus pada usaha-usaha skala kecil untuk bisa go online menggunakan platform WordPress dan WooCommerce. Maka itulah mengapa kami mencoba membagikan pengalaman tentang mengatasi masalah Core Web Vitals dan membantu usaha kecil melakukan kompetisi di bidang ini.

Mengatasi masalah Core Web Vitals adalah kompleks

Dari pengalaman yang kami dapatkan bahwa mengatasi masalah Core Web Vitals bisa menjadi masalah yang kompleks. Mengatasi masalah Core Web Vitals bukan hanya sekedar memasukan skrip optimisasi di website. Bahwa desain, database, kode pemrograman dan bahkan infrastruktur (hosting) juga bisa menjadi faktor yang sangat menentukan. Maka jika anda baru saja atau mungkin sedang merencanakan membuat website –apapun jenisnya. Maka mencoba untuk fokus pada Core Web Vitals di awal-awal adalah sebuah keputusan yang tepat.

Dengan memikirkan mengatasi masalah Core Web Vitals di awal bisa saja membawa anda memenangkan persaingan ke depannya. Bahkan anda bisa mengatasi masalah Core Web Vitals tanpa harus menguasai bahasa pemrograman, tanpa harus mengerti atau menjadi database admin. Atau harus menguasai spesifikasi hardware dan teknikal server website.

Pahami apa faktornya, target, detail masalah dan bagaimana penyelesaian dari msing-masing masalah. Lakukan secara berurutan dan anda akan dapat mengatasi masalah Core Web Vitals. Ikuti series kami tentang bagaimana untuk LULUS dan mengatasi masalah Core Web Vitals.

Artikel kami lainnya