Posted on

Tips-Trik Cara Mengganti Text Add-To-Cart WooCommerce

wpJakarta – Tips-Trik Cara Mengganti Text Add-To-Cart WooCommerce. Ketika menginstall WooCommerce atau menggunakan tema website dengan fitur WooCommerce. Maka biasanya sudah di bundle dengan plugin extension “WC Custom Add to Cart labels”. Plugin ringan tersebut berfungsi mengganti tombol default “add-to-cart”, ke teks lainnya yang di inginkan. Dan jika kita menjalankan website toko online berbahasa indonesia mungkin saja kita ingin mengganti kata “add-to-cart” tersebut dengan misalnya : “tambahkan ke keranjang” atau “buat order” atau dengan kata lainnya yang di inginkan.

Tips-trik / cara mengganti text Add-to-cart WooCommerce menggunakan plugin

Tips-trik cara mengganti text Add-to-cart WooCommerce

Ketika plugin tersebut (WC Custom Add to Cart labels) di install, maka pada halaman setting WooCommerce akan terdapat setting tambahan “add-to-cart button label”. WooCommerce >> Setting >> Product > add-to-cart button label. Dimana kita dapat mengganti label pada masing-masing tipe produk pada setiap halaman WooCommerce (single atau arsip). Pada setiap masing-masing tipe produk. Simply masukan kata yang ingin di gunakan untuk menggantikan kata “add-to-cart”.

Tips-trik / cara mengganti text Add-to-cart WooCommerce tanpa menggunakan plugin

Jika hendak mengganti kata “add-to-cart” menggunakan plugin tentu cara diatas sudah cukup dan simple. Tetapi jika sedang mencari cara lain untuk melakukan hal tersebut tanpa harus menggunakan plugin. Ternyata selain memasang atau menginstall plugin, ada juga tips-trik atau cara mengganti text Add-to-cart pada halaman produk WooCommerce tanpa harus menggunakan plugin. Yaitu dengan mengetikan beberapa baris fungsi / skrip berikut ke dalam file function.php. Pada kode berikut kami menggunakan kata “Buat Order” untuk menggantikan kata “Add To Cart”.

 /* Ganti kata "add-to-cart*
  * ke kata lainnya yang dikehendaki
  */

 // halaman single
 add_filter( 'woocommerce_product_single_add_to_cart_text', 'wpj_produk_order_text' ); 
 function wpj_produk_order_text() {
     return __( 'Buat Order', 'woocommerce' ); // kata lainnya yang dikehendaki
 }

 // halaman arsip
 add_filter( 'woocommerce_product_add_to_cart_text', 'wpj_archive_order_text' );  
 function wpj_archive_order_text() {
     return __( 'Buat Order', 'woocommerce' ); // kata lainnya yang dikehendaki
 }

Menuliskan skrip / kode fungsi tambahan

Dimana kode tersebut harus ditambahkan ? tentunya ke dalam file function.php. Namun menuliskan kode tambahan ke dalam file function.php beresiko bahwa kode-kode tambahan tersebut akan hilang jika terdapat update tema website. Cara lainnya yang aman untuk menjaga setiap kode yang ditambahkan untuk mengkustom website WordPress adalah dengan menuliskannya menggunakan plugin internal. Baca lebih lanjut mengenai bagaimana cara aman menambahkan skrip / kode kustomisasi WordPress”.

Selanjutnya terserah mau pilih yang mana. Untuk mengkustomisasi hal yang ringan tersebut, apakah mau menggunakan plugin ringan ? Atau mau menggunakan kode yang juga “ringan” ?

Belakangan ini kami memang lebih sering menulis bagaimana mengkustom website WooCommerce dengan basis WordPress. Artikel kategori baru tentang WooCommerce kami buat untuk manmpung tulisan atau artikel-artikel tentang kustomisasi WooCommerce. Banyak artikel yang dapat di temui pada halaman arsip kami tentang WooCommerce.