Posted on Leave a comment

4 Metode Analisis Kualitas dalam Teknologi Pangan

Seperti yang kita tahu pada analisa teknologi pangan kualitas udara tidak menggunakan metode tuang maupun metode swab test, melainkan metode dengan meletakkan media yang sudah terdapat pada petridish dan diletakkan pada ruang filling dengan petridish terbuka.

Untuk sampel teknologi pangan yang berupa produk jadi botol dan galon harus didiamkan selama 2 hari sebelum dilakukan analisa, dengan tujuan menghilangkan ozon. Berikut ini adalah beberapa Metode analisis teknologi pangan untuk mengetahui kualitas suatu makanan dari beberapa unsur pendukung yang ada.

Analisis coliform (E.coli)

Analisa Coliform merupakan analisa kuantitatif yaitu dengan indikasi jika hasil analisa positif maka ditandai dengan bintik merah hati pada media dan bernilai negatif bila tidak terdapat bintik merah hati. Media yang digunakan adalah Violet Red Blue (VRB), dengan metode yang digunakan adalah metode filtrasi dengan sampel yang diujikan adalah Air Baku, produk jadi dan air pembilas.

Analisa ini dilakukan setiap hari sedangkan pada kualitas ruangan dilakukan analisa E.Coli 1 minggu sekali tanpa metode filtrasi melainkan media dengan keadaan terbuka. Tujuan analisa E.Coli adalah untuk mengetahui ada tidaknya E.Coli pada air. Dimana bakteri E.Coli penyebab penyakit diare. Masa inkubasi adalah 24 jam.

Analisis Pseudomonas aeroginosa (PA)

Analisa merupakan analisa kuantitatif, jika positif maka ditandai dengan koloni berwarna hijau-kebiruan pada membran, bernilai negatif jika ditandai warna pada membran. Media yang digunakan adalah Cetrimite Agar Base (CAB). Metode yang digunakan adalah metode filtrasi dengan sampel yang diujikan adalah produk jadi botol, galon, cup. Analisa ini dilakukan seminggu sekali. Masa inkubasi analisa ini adalah 24 jam. Jadi, lakukan dengan hati – hati dan usahakan sesuai prosedur yang ada.

Analisis Salmonella

Analisa Salmonella merupakan analisa kuantitatif, jika hasil analisa positif maka ditandai dengan bintik hitam yang menyerupai mata ikan pada membran. Media yang digunakan adalah Bismuth Sulfit Agar (BSA). Metode yang digunakan adalah metode filtrasi dengan titik sampel produk jadi tidaknya bakteri Salmonella yang dapat mengganggu saluran pencernaan. Masa inkubasi untuk analisa ini adalah 3×24 jam.

Analisis Yeast dan Mold (YM)

Analisa Yeast dan Mold merupakan analisa kuantitatif dengan menghitung jumlah koloni yang tumbuh. Media yang digunakan adalah Potato Dextro Agar (PDA). Metode yang digunakan adalah metode filtrasi dengan sampel yang diujikan adalah produk jadi (botol,cup dan galon) dan wadah kosong (botol kosong, botol galon kosong dan cup kosong), sedangkan pada cap gallon, cap srew, dan lid dari ruang filling dilakukan dengan metode swab test.

Untuk kualitas udara ruangan dengan membiarkan media di ruangan dengan terbuka. Masa inkubasi analisa ini adalah 2×24 jam. Kelebihan: dapat memperkuat hasil penilaian kualitas secara subjektif (organoleptik), hasil penilaian lebih pasti. Kekurangan: memerlukan alat laboratorium yang sesuai dengan masing-masing pengujian, harga alat relatif mahal, waktu lebih lama, dan memerlukan tenaga ahli.

Demikianlah beberapa metode analisis teknologi pangan yang dapat anda coba untuk eksperimen, ingat! Beberapa dari metode analisis teknologi pangan diatas menggunakan ketelitian yang lebih jika anda merasa kesulitan jangan lupa untuk memanfaatkan teknologi informasi. Sehingga mungkin kegagalan akan terjadi pada anda jika anda kurang berhati – hati dalam melakukan analisa diatas. Selamat bereksperimen utamakan keselamatan. Terimakasih.

wpJakarta Write For All

wpJakarta Write For All

Artikel atau konten ini di tulis oleh salah satu pengunjung wpjakarta.com melalui wpJakarta Write For All. Wadah kami untuk menerima artikel, konten atau promosi dari komunitas atau pelaku usaha untuk di posting di website wpJakarta.Com.

Segala isi konten adalah tanggung jawab penulis yang bersangkutan. Setiap bentuk penawaran kerjasama dan promosi, agar di cross cek lebih lanjut kepada penulis yang bersangkutan. Lebih lanjut cek halaman kebijakan website kami.

Baca juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *