Posted on

Tips-trik Membatasi Jumlah Revisi Post Website WordPress

Tips-trik Membatasi Revisi Post WordPress

wpJakarta.Com – Tips-trik Membatasi Jumlah Revisi Post Website WordPress. Salah satu cara paling mudah untuk “mempercepat” performa website WordPress adalah dengan membatasi jumlah revisi post (post revision). Semudah juga melakukannya, simak beberapa cara atau tips-trik membatasi jumlah revisi post website WordPress.

Continue reading Tips-trik Membatasi Jumlah Revisi Post Website WordPress
Posted on

Tips-Trik Menambahkan Kode Verifikasi Google Adsense

wpJakarta.Com – Tips-Trik Menambahkan Kode Verifikasi Google Adsense. Salah satu “mata pencaharian” yang bisa dimanfaatkan oleh website adalah iklan. Ya, kita bisa mengijinkan iklan dari pihak ketiga untuk di tampilkan pada website atau blog yang di kelola. Dan provider iklan yang menjadi tujuan para blogger tentu saja, Google Adsense.

Continue reading Tips-Trik Menambahkan Kode Verifikasi Google Adsense
Posted on

Membuat Performa Website Ngebut (Bagian 1)

Membuat Performa Website Ngebut (Bagian 1). “Waktu Adalah Uang”. Peribahasa yang masih dan akan sangat relevan sepanjang jaman. Hanya saja di jaman teknologi seperti sekarang ini, kompetisinya menjadi lebih cepat. Dalam hal website, harus bisa berkompetisi dalam hitungan detik. Berikut tips trik membuat website ngebut bagian pertama. Sehingga bisa meningkatkan dan saving kecepatan website meskipun hanya meningkat sepersekian detik, hal tersebut sangat penting untuk berkompetisi bersama jutaan website lainnya.

Continue reading Membuat Performa Website Ngebut (Bagian 1)
Posted on

Enam Masalah Penyebab Loading Website Lambat

wpJakarta – Enam Masalah Penyebab Loading Website Lambat. Pada artikel terakhir kami, SEO : Mengenal SEO Dan Tujuannya (Search Engine Optimization). Ada banyak faktor yang mempengaruhi SEO, bukan hanya soal konten atau isi topik sebuah website. Bahkan kecepatan loading website juga sangat mempengaruhi SEO. Pada artikel ini kami akan mengulas enam masalah penyebab loading website lambat.

Continue reading Enam Masalah Penyebab Loading Website Lambat
Posted on

Tips-trik Meningkatkan Performa Website WordPress

wpJakarta – Tips-trik Meningkatkan Performa Website WordPress. WordPress memang CMS yang paling popular saat ini untuk membuat sebuah website. Dengan wordpress anda bisa membuat website tanpa harus menguasai bahasa pemrograman. Dan jika anda membuat website dengan platform WordPress kami bagikan Tips-trik Meningkatkan Performa Website WordPress. Tips Trik ini juga tips trik kategori pemula. Dengan bahasa yang mudah anda mengerti. Kami hanya membahas hal-hal yang tidak terlalu teknis. Hanya hal-hal dasar namun paling penting dalam membangun sebuah website. Dimana kualitas hosting, tema, instalasi plugin adalah menurut kami hal dasar yang paling penting.

Continue reading Tips-trik Meningkatkan Performa Website WordPress
Posted on

Membuat Website Ngebut Bagian Ketiga

wpJakarta – Membuat Website Ngebut Bagian Ketiga. Memanage sebuah website memang sesuatu yang menantang tapi juga “seru”. Mulai dari mendesain dan menghasilkan konten. Selain itu juga harus diperhatikan tentang SEO dan tentunya soal performa. Pada artikel kami sebelumnya yaitu :

Ada masing-masing lima langkah untuk membuat website tambah “ngebut”. Dari 10 langkah pada dua artikel tersebut, rata-rata bersifat teknis. Tapi tetap saja adalah sebuah “tantangan”, apalagi jika hasilnya benar-benar dapat meningkatkan performa yang naik 0.xx atau 1 detik lebih cepat, maka hal tersebut memberikan kepuasan tersendiri. Dan berikut adalah 10 langkah yang ada pada dua artikel sebelumnya :

Pada Bagian Pertama

  1. Meminimalkan HTTP Request
  2. Meminify dan mengkombine file
  3. Load file CSS dan JS asynchronous
  4. Defer JavaScript loading
  5. Minimize TTFB atau time to first byte

Pada Bagian Kedua

  1. Mengurangi server respons time
  2. Memilih provider dan paket hosting yang tepat
  3. Melakukan Cek dan Test Kompresi file
  4. Mengkompress file dengan gzip
  5. Mengaktifkan browser caching

Membuat Website Ngebut Bagian Ketiga

Kini pada artikel ini kami sampaikan lagi lima hal lainnya yang bisa dilakukan untuk membuat performa website makin “cleng”. Lima langkah untuk membuat website ngebut yang kami rangkum pada bagian ketiga ini bisa dilakukan tanpa harus menyentuh “bagian dalam” atau skrip kode website anda.

Tapi lebih pada bagaimana memanfaatkan teknologi yang sudah ada yang diberikan sebuah layanan, sampai bagaimana mengatur konten pada sebuah artikel yang ingin ditertibkan.

11. Gunakan Layanan CDN

Langkah ini diyakini “ampuh” meningkatkan performa website. CDN memperpendek jarak akses pengunjung website dan lokasi server website berada. Mungkin perlu dipertimbangkan dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan CDN. Yaitu dimana server hosting berada dan target trafik website berasal. Karena jika lokasi server berada diindonesia dan trafik yang di harapkan juga hanya pengunjung dari indonesia lalu kenapa harus menggunakan layanan CDN yang justru layanan CDN tersebut tidak memiliki server distibusinya di indonesia.

Jika hosting website anda pada perusahaan hosting dalam negeri. Mungkin perlu di cek dimana lokasi servernya berada. Bisa saja perusahaan tersebut adalah anak perusahaan asing yang servernya bukan diindonesia, mungkin di siberia. Lalu jika ingin menggunakan CDN maka cek juga apakah CDN tersebut memiliki jaringannya di indonesia.

Asumsi diatas tentu hanya logika “kasar” semata. Perlu “hitungan” yang benar-benar teknis tentang bagaimana CDN bekerja. Teknologi apa yang diusung masing-masing perusahaan hosting atau CDN tersebut. Prinsipnya menggunakan CDN seharusnya bisa meningkatkan performa website.

Untuk memilih layanan CDN juga harus benar-benar cermat sebelum memutuskan “siapa” yang akan digunakan, cari referensi sebanyak-banyaknya. Dan yang paling penting adalah dengan melihat apakah layanan CDN tersebut memiliki infrastruktur di indonesia ? jika tidak sama juga bohong. Orang tetap akan mengakses konten anda dari negara lain yang terdapat server layanan CDN tersebut.

12. Gunakan “Hosting” Eksternal Untuk Video Dan Musik

Jika ingin menampilkan konten video, maka paling efisien dengan “mengembed” kode html kedalam halaman/konten anda. Ketimbang mengupload file video tersebut ke folder upload, akan sangat memakan bandwith hosting. Di bawah kami mengembed video dari youtube dan hasilnya tidak terlalu memberatkan page load dan hanya meningkatkan HTTP request yang masih dalam batas normal.

Ini juga bisa dilakukan jika ingin mendesain halaman homepage atau “HERO” dengan menggunakan video.

13. Perkecil ukuran gambar dan perhatikan letaknya

Gambar memang diperlukan dalam satu buah konten yang utuh. Maka menyisipkan gambar pada sebuah konten juga harus dilakukan. Tapi jangan korbankan tulisan anda yang sangat bagus dan berguna karena gambar yang disisipkan masih memilki ukuran yang besar. Sehingga orang membatalkan “kunjungan” ke halaman konten karena loadingnya yang lama untuk menampilkan gambar.

Sebelum disematkan pada konten gambar bisa diperkecil ukurannya dan di ubah dimensinya. Selain memprkecil ukuran gambar sebelum diupload, gambar yang sudah diupload juga masih bisa di “optimisasi” dengan beberapa plugin. Plus diatur bagaimana gambar tersebut ditampilkan dengan teknologi “lazy load”.

Artinya gambar tidak melulu harus diletakan di bagian kepala atau bagian atas sebuah konten. Dalam hal SEO gambar tidak mesti harus ada diatas, di tengah atau dibawah. Yang penting jangan lupa “membubuhkan” alt teks pada gambar tersebut. Lalu berikan gambar yang relevan alias nyam dengan konten. Gambar yang tidak nyambung dengan konten adalah “Mubazir”

14. Gunakan sedikit plugin

Bukan berarti untuk membatasi kemampuan website anda. Tapi beberapa plugin yang anda pasang mungkin memiliki fitur yang sama. Misalnya sampai saat ini kita masih memasang plugin “klasik editor” karena tidak terbiasa dan “malas” menggunakan gutenberg blok editor. Kenapa tidak mempelajari gutenberg untuk dua atau tiga hari, setelah benar-benar “gape” menggunakan blok editor maka anda bisa meninggalkan “klasik editor”.

Untuk satu plugin yang diinstal mungkin sebenarnya membawa banyak fitur, Tapi hanya satu atau dua fitur tersebut yang digunakan. Cobalah untuk mengeksplor semua fitur setiap plugin yang ada pada website, jika ditemukan ada fitur yang sama dari dua plugin, maka kita bisa memilih satu yang paling “oke” dan menghapus plugin yang lain.

15. Mengurangi redirect

Kita bisa mengurangi redirect pada awal-awal merancang sebuah website. Misalnya tentukan ke “arah” mana website anda akan berjalan. Tentukan dengan cermat halaman dan kategori atau tag yang dibuat sesuai dengan “niche”. Saran kami jika anda menjalankan blog secara personal dan “sendirian”, maka buatlah sitemap yang “slim” atau jangan buat terlalu banyak halaman atau kategori.

Bisa saja setelah blog atau website berjalan anda berfikir bahwa ada kategori yang tidak relevan dan harus dihapus. Celakanya kategori tersebut sudah memiliki beberapa konten. Kategori dapat dihapus dan kontenya bisa dialihkan ke kategori yang lain. Tapi konsekwensinya konten tersebut akan “mengalami” redirect dari kategori asli ke kategori barunya.


100% website WordPress transparan dan “ecofriendly”, tidak ada data pengunjung yang kami kumpulkan dan tidak ada tracking data apapun terhadap data-data pengunjung”.​ Selengkapnya kunjungi halaman tentang kami.

wpJakarta

Blog “native” yang fokus pada usaha online berbasis WordPress & WooCommerce. Lihat penawaran terbaik untuk merchandise WordPress (Kaos, Hoodie, Topi, Tas dll).

Selengkapnya, klik : https://wpjakarta.com/shop/

Fresh (+62)

e-Commerce produk fresh online. Order secara online sayur, daging, buah dan bumbu rempah atau kirim list pesanan untuk pemenuhan usaha makanan dan restoran.

Selengkapnya, klik : https://freshplus62.com/about/

Posted on

Cara Menggunakan Layanan CDN Cloudflare

wpJakarta – Cara Menggunakan Layanan CDN Cloudflare. Salah satu cara yang “dipercaya” membuat website tambah ngebut adalah dengan menggunakan CDN. Dan Banyak layanan CDN yang mengklaim bahwa layanannya adalah yang paling baik. Tapi disini kami memberikan tips trik dan cara menggunakan CDN Cloudflare. Tentunya kami memiliki beberapa alasan yang mendasari mengapa kami menggunakan layanan cloudflare.

Baca Juga :

Proses atau bagaimana cara menggunakan layanan CDN Cloudflare

  • Registrasi di sisi cloudflare. Akses Website Cloudflare : https://www.cloudflare.com/. Dan lakukan registrasi atau signup sebagaimana mestinya.
  • Pilihan plan gratis atau berbayar. Pilihan untuk menggunakan layanan gratis / free plan atau berbayar. Pilihan berbayar sudah pasti memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan yang gratis. Tapi jika anda baru dalam hal CDN tentu lebih baik pilih yang gratis untuk dapat mengeksplor dan mempelajari terlebih dulu bagaimana layanan CDN bekerja.
  • + Add site. Berikutnya adalah menambahkan website/domain. Anda hanya perlu memasukan nama domain + ekstensi domain (misalnya : example.com).
  • Review DNS record. Cloudflare akan menampilkan pilihan untuk record DNS yang dapat “di proxy” atau “di bypass” oleh cloudflare. Klik gambar awan hingga berwarna orange untuk di proxy cloudflare. Atau klik lagi awan menjadi berwarna abu-abu berarti di bypass oleh cloudflare (dalam hal ini kami mengikuti arahan dari layanan hosting).
  • Cloudflare Nameserver. Selanjutnya cloudflare akan memberikan dua “name server” untuk digunakan pada konfigurasi name server dilayanan hosting.
  • Konfigurasi Nameserver disisi hosting. Ganti nameserver pada sisi hosting dengan nameserver yang “diberikan” cloudflare.
  • “Check now”. Kembali pada pengaturan di website cloudflare, setelah merubah name server di hosting. Ada proses yang membutuhkan waktu beberapa saat hingga penggunaan layanan CDN cloudflare menjadi aktif. Pada sisi hosting sendiri, pointing name server mungkin membutuhkan waktu hingga 72 jam (empat hari) kedepan.

Optional “Install Plugin Cloudflare”

Selanjutnya setelah layanan CDN aktif, beberapa setting untuk meingkatkan performa dan meningkatkan keamanan bisa dilakukan dari dashboard akun cloudflare. Atau optional juga bisa memasang plugin, https://wordpress.org/plugins/cloudflare/.
Note : Plugin cloudflare tidak akan menambah atau meningkatkan performa. Plugin berfungsi menggantikan konfigurasi yang harus dilakukan pada website atau dashboard cloudflare, maka dengan plugin tersebut pengaturan dapat dilakukan hanya dengan “satu kali klik” langsung dari dashboard wordpress.

Setting plugin yang lain

Plugin yang ada pada website wordpress mungkin memiliki pengaturan atau perubahan pengaturan setelah website menggunakan layanan CDN. Misalnya untuk plugin caching atau plugin keamanan yang sebelumnya sudah dipasang.

Misalnya setting “litespeed cache plugin”. Pada pengaturan CDN atau “CDN setting”, lihat baris pengaturan “Cloudflare API”, klik “ON”. Lalu isikan email address, nama domain (example.com), dan global API key cloudflare.


100% website WordPress transparan dan “ecofriendly”, tidak ada data pengunjung yang kami kumpulkan dan tidak ada tracking data apapun terhadap data-data pengunjung”.​ Selengkapnya kunjungi halaman tentang kami.

wpJakarta

Blog “native” yang fokus pada usaha online berbasis WordPress & WooCommerce. Lihat penawaran terbaik untuk merchandise WordPress (Kaos, Hoodie, Topi, Tas dll).

Selengkapnya, klik : https://wpjakarta.com/shop/

Fresh (+62)

e-Commerce produk fresh online. Order secara online sayur, daging, buah dan bumbu rempah atau kirim list pesanan untuk pemenuhan usaha makanan dan restoran.

Selengkapnya, klik : https://freshplus62.com/about/

Posted on

Membuat Website Ngebut Bagian Kedua

wpJakarta – Membuat Website Ngebut Bagian Kedua. Pada artikel kami sebelumnya Membuat Website Ngebut Bagian Pertama, kami jelaskan lima hal untuk membuat website ngebut, dan pada bagian kedua ini, kami akan jelaskan lima hal lainnya yang bisa kita maksimalkan untuk mempercepat loading time halaman website.

6. Mengurangi server respons time

Satu faktor signifikan dalam hal kecepatan website adalah DNS lookup. DNS atau Domain Name Server adalah server dengan database alamat IP dan terhubung dengan hostname. Contohnya jika anda mengunjungi website ini dan anda akan mengetikan alamat https://wpjakarta.com, maka server akan melakukan “lookup” untuk menemukan alamat IP untuk nama domain wpjakarta.com.

Anda dapat membandingkan performa masing-masing DNS provider secara online disini https://www.dnsperf.com. Menggunakan DNS provider yang lebih cepat merupakan pilihan yang tepat untuk mengurangi waktu proses pageload website anda.

7. Memilih provider dan paket hosting yang tepat

Untuk website usaha kecil memang lebih fleksibel untuk menyewa paket hosting, ketimbang investasi membangun sebuah web server sendiri. Tapi anda perlu untuk mengukur sejauh dan seberat apa website anda nantinya. Hingga anda bisa menentukan perusahaan hosting dan paket yang tepat untuk anda pilih.

Beberapa jenis dan paket hosting yang perlu anda pertimbangkan adalah sebagai berikut  :

  • Shared hosting
  • VPS hosting
  • Dedicated server

Ibaratkan saja anda menyewa Shared hosting seperti anda tinggal di kontrakan petak dengan satu kamar mandi yang dipakai bareng-bareng dengan penyewa yang lain. VPS anda menyewa kamar hotel yang kamar mandinya eksklusif untuk anda sendiri, tapi akomodasinya sudah di urus oleh para pegawai hotel.

Lalu Dedicated server anda menyewa rumah mewah yang kegiatan bersih-bersih atau penataannya anda lakukan sendiri. Sebagai contoh dari hosting yang ada diindonesia adalah layanan yang disediakan niagahoster. Untuk jelasnya silahkan anda kunjungi website niagahster untuk melihat perbandingan hosting. Yang pasti niagahoster memberikan paket hosting yang murah namun berkualitas.

Hosting Unlimited Indonesia

8. Melakukan Cek dan Test Kompresi file

Pada dasarnya semakin kecil file-file website maka akan semakin cepat “pageload” yang akan kita dapatkan. Coba lah untuk meluangkan sedikit waktu apakah website anda sudah menjalankan metode kompresi. Banyak tools online untuk melakukan test tersebut. Salah satunya adalah : https://varvy.com/tools/gzip/varvy.

Mengkompress file akan memperkecil ukuran tanpa harus mengorbankan kualitas. Dengan melakukan cek menggunakan tools online tersebut kita dapat mengetahui seberapa besar ukuran file dan berapa % file yang bisa di kompres.

9. Mengkompress file dengan gzip

Setelah menjalankan cek dan test file kompresi diatas, syukurlah kalau ternyata anda sudah menjalankan metode kompresi pada website anda. Tapi jika belum, maka anda harus melakukannya sekarang juga. Dan saat ini mengkompresi file dengan Gzip sudah menjadi standard dan keharusan.

Gzip merupakan file format dan metode kompresi yang menempatkan kode string yang serupa ke dalam file teks, lalu kemudian menggantikannya sementara untuk membuat file lebih kecil. Gzip bekerja sempurna pada HTML dan CSS karena file-file tersebut memiliki tipikal berulang.

Kebanyakan web server saat ini juga dapat mengakomodasi metode kompresi gzip. Gzip dapat mereduksi waktu download hingga 70%. Lalu bagaimana untuk dapat mengktifkan kompres gzip pada website kita ?

Mengaktifkan Gzip melalui file .htaccess

Pada masing-masing server website memang berbeda-beda kode perintah untuk mengaktifkan gzip melalui file .htaccess. Tapi jika anda menjalankan website anda pada server website apache anda dapat menambahkan baris kode berikut pada file .htaccess.

 <IfModule mod_gzip.c>
 mod_gzip_on Yes
 mod_gzip_dechunk Yes
 mod_gzip_item_include file .(html?|txt|css|js|php|pl)$
 mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$
 mod_gzip_item_include mime ^text/.*
 mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*
 mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*
 mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*
 </IfModule>
 <IfModule mod_deflate.c>
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/javascript
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
 AddOutputFilterByType DEFLATE image/x-icon
 AddOutputFilterByType DEFLATE image/svg+xml
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-truetype
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-ttf
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-otf
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-opentype
 AddOutputFilterByType DEFLATE application/vnd.ms-fontobject
 AddOutputFilterByType DEFLATE font/ttf
 AddOutputFilterByType DEFLATE font/otf
 AddOutputFilterByType DEFLATE font/opentype
 # Browsers lama yang tidak menghandle kompresi
 BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
 BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
 BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
 </IfModule>

10. Mengaktifkan browser caching

Ketika kita mengunjungi sebuah website, elemen dari alamat web yang kita kunjungi akan disimpan di hard disk dalam bentuk cache. Artinya saat kita mengunjungi lagi halaman web tersebut maka browser akan meload tanpa harus meminta http request ke server.

Jika anda menjalankan website WordPress dengan plugin litespeed yang terinstal, maka anda dapat mengaktikan browser caching hanya dengan mentoggle ON browser cache. Anda dapat melakukannya pada menu setting dibagian tab advance.

Dan litespeed akan secara otomatis menuliskan kode berikut pada file .htaccess anda :

 <IfModule mod_expires.c>
 ExpiresActive on
 ExpiresByType application/pdf A2592000
 ExpiresByType image/x-icon A2592000
 ExpiresByType image/vnd.microsoft.icon A2592000
 ExpiresByType image/svg+xml A2592000
 ExpiresByType image/jpg A2592000
 ExpiresByType image/jpeg A2592000
 ExpiresByType image/png A2592000
 ExpiresByType image/gif A2592000
 ExpiresByType image/webp A2592000
 ExpiresByType video/ogg A2592000
 ExpiresByType audio/ogg A2592000
 ExpiresByType video/mp4 A2592000
 ExpiresByType video/webm A2592000
 ExpiresByType text/css A2592000
 ExpiresByType text/javascript A2592000
 ExpiresByType application/javascript A2592000
 ExpiresByType application/x-javascript A2592000
 ExpiresByType application/x-font-ttf A2592000
 ExpiresByType application/x-font-woff A2592000
 ExpiresByType application/font-woff A2592000
 ExpiresByType application/font-woff2 A2592000
 ExpiresByType application/vnd.ms-fontobject A2592000
 ExpiresByType font/ttf A2592000
 ExpiresByType font/woff A2592000
 ExpiresByType font/woff2 A2592000
 </IfModule>

Itulah lima hal membuat website ngebut yang kami tuangkan pada bagian kedua, yang bisa kita manfaatkan untuk mempercepat pageload halaman website. Pada kesempatan berikutnya yaitu pada bagian ketiga kami masih akan membahas hal-hal untuk mempercepat waktu loading halaman website.


100% website WordPress transparan dan “ecofriendly”, tidak ada data pengunjung yang kami kumpulkan dan tidak ada tracking data apapun terhadap data-data pengunjung”.​ Selengkapnya kunjungi halaman tentang kami.

wpJakarta

Blog “native” yang fokus pada usaha online berbasis WordPress & WooCommerce. Lihat penawaran terbaik untuk merchandise WordPress (Kaos, Hoodie, Topi, Tas dll).

Selengkapnya, klik : https://wpjakarta.com/shop/

Fresh (+62)

e-Commerce produk fresh online. Order secara online sayur, daging, buah dan bumbu rempah atau kirim list pesanan untuk pemenuhan usaha makanan dan restoran.

Selengkapnya, klik : https://freshplus62.com/about/