Posted on

Lada Putih Muntok Kekayaan Bangka Belitung

Lada Muntok Bangka Belitung

wpJakarta.Com – Lada Putih Muntok Kekayaan Bangka Belitung. Indonesia memang bukan penghasil lada nomor satu dunia. Saat ini indonesia menduduki peringkat kedua penghasil lada terbesar didunia atau masih tertinggal dari vietnam dengan 163 ribu ton per tahun. Tapi soal rasa, lada produksi indonesia lah yang paling “the best”. Bahkan jika harus dibandingkan dengan rasa lada dari seluruh dunia. Dan daerah penghasil lada terbaik dunia tersebut ada di bangka belitung, tepatnya di wilayah yang bernama muntok.

Artikel kami lainnya :

Tentang lada putih dan lada hitam

Lada hitam dan lada putih, sebenarnya berasal dari tanaman yang sama. Ada perbedaan pada proses pengolahan dan waktu pemetikannya. Lada hitam dipetik dari buah lada setengah matang, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari. Proses pengeringan inilah yang membuat warna kulit lada menjadi kehitaman.

Sedangkan lada putih setelah dipetik saat musim panen akan di rendam dengan air yang mengalir selama kira-kira 10 hingga 14 hari jika akan di kupas secara manual. Selanjutnya lada akan di kupas dan dikeringkan dengan sinar matahari agar menghasilkan warna putih agak kekuningan. Biji buah lada itulah yang menjadi lada putih.

Lada putih muntok kekayaan bangka belitung

Daerah penghasil lada terbesar di Indonesia dan terbaik di dunia ada di kepulauan Bangka Belitung. Di pasar komoditas dunia, lada Bangka di kenal dengan nama “lada muntok” atau muntok whitepepper. Berasal dari nama daerah di Bangka yang menghasilkan kualitas lada yang sangat baik. Terkenal dengan kualitas dan tingkat kepedasannya yang alami. Bahkan vietnam harus menambahkan zat pemedas untuk menambah rasa pedas pada produksi ladanya.

Baca juga :

Kenapa lada muntok bangka belitung begitu istimewa di mata dunia

Lada putih muntok bisa menjadi yang terbaik tidak lain karena usaha masyarakat, pemerintah dan kelompok disana yang begitu telaten dalam proses produksi lada. Mulai dari pemetikan, perontokan, perendaman dan pengeringan. Pada prosesnya buah lada begitu “dimanja”, misalnya buah yang jatuh ke tanah saat dipetik harus dipisah dengan yang tidak jatuh. Lalu proses perendaman juga harus pada air yang mengalir yang tidak terkontaminasi di bagian hulunya. Itulah mengapa lada putih muntok menjadi “king of spices” di dunia, hasil kekayaan alam bangka belitung.