Posted on

Tips Trik Membersihkan Database WordPress

wpJakarta – Tips Trik Membersihkan Database WordPress. Database di ibaratkan sebagai “perutnya” website. Setiap kita membuat artikel, registrasi user, bahkan mengganti tema dan instalasi plugins, maka datanya akan “di lahap” kedalam database. Sebaliknya saat kita mengganti tema atau menghapus plugin, justru data-data tersebut mungkin tetap berada di dalam database alias tidak secara otomatis ikut dihapus. Maka akan aman jika misalnya kita mau menghapus data tersebut, karena memang sudah tidak menggunakan tema atau plugin tersebut.

wp jakarta tips-trik wordpresswp jakarta tips-trik wordpress

Membersihkan tabel database WordPress akan mereduksi ukuran (size) database dan meningkatkan performance. Jika selama ini anda tidak pernah melihat tabel database wordpress anda, maka kini saatnya untuk melakukan bersih-bersih.

Baca Juga :

Tips trik membersihkan database WordPress menggunakan plugin

Salah satu plugin yang bisa membersihkan dan mengoptimisasi adalah wp-optimize. Setelah di instal maka akan ada dua tab yang terlihat. Tab pertama “Optimizations” untuk mengoptimisasi database dan membersihkan data seperti revisi post, auto draft, spam comment, expired transient dan lainnya. Sedangkan tab kedua “Tables” akan menghapus “leftover” database dari plugin yang sudah di uninstall. Selain mengoptimisasi database, plugin wp-optimize juga dapat diatur untuk membersihkan database cara “terjadwal”. Fitur lainnya adalah cache dan optimisasi gambar. (Jangan lupa untuk melakukan backup sebelum melakukan operasi tersebut).

Tips trik membersihkan database WordPress secara manual

1. Bersihkan tabel database WordPress dari plugin yang sudah di hapus

Memberihkan database WordPress secara manual juga bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Melalui phpMyAdmin kita bisa “memining” database tanpa harus mengetikan sintax SQL seperti ” SELECT * “, ” DELETE FROM ” atau ” DROP TABLE “. Melainkan kita bisa melakukannya secara visual dengan “klak dan klik” saja. Pastikan untuk membackup database untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, karena sekali data didalam database terhapus dan di commit maka tidak ada opsi untuk merevert data tersebut.

  • Akses phpMyAdmin melalui cPanel
  • Secara visual lihat pada nama nama table yang “menurut” anda adalah tabel dari plugin yang sudah di uninstall sebelumnya.
  • Contohnya ada dua database yang menurut kami adalah database yang dibuat oleh plugin yang sudah diuninstal sebelumnya yaitu : “wp_tm_tasks” dan “wp_tm_taskmeta”.
  • Klik database tersebut dan delete record datanya dengan mengklik delete atau anda bisa menggunakan SQL query untuk memining atau menghapus data tersebut
 SELECT * FROM `wp_tm_taskmeta` WHERE `conditional` = 1 AND `conditional` = 2 dan seterusnya 

 DELETE FROM `wp_tm_taskmeta` WHERE `conditional` = 1 AND `conditional` = 2 dan seterusnya
  • Jika yakin bahwa keseluruhan database tersebut sudah tidak digunakan, maka kita dapat menghapus atau delete database tersebut secara keseluruhan. Caranya sama, cukup klik DROP pada table yang ingin di hapus atau gunakan query “DROP TABLE”.

2. Bersihkan tabel database WordPress yang masih exist

Contohnya adalah “wp_options“. wp_options biasa melahap data-data dari plugin. Meskipun plugin tersebut sudah di uninstall tetapi datanya masih bercokol pada tabel tersebut. Tapi anda tidak bisa menghapus tabel tersebut secara keseluruhan, melainkan menyeleksi dan hanya menghapus isi dari tabel tersebut yang datanya sudah tidak digunakan. Karena banyaknya record data pada tabel tersebut, maka efektif untuk menggunakan SQL query misalnya :

--Hapus data "leftover" plugin jetpak 

SELECT * FROM `wp_options` WHERE `option_name` LIKE '%jetpack%'  

DELETE FROM `wp_options` WHERE `option_name` LIKE '%jetpack%'


--Hapus data user registrasi yang sudah tidak aktif

SELECT * FROM `wp_usermeta` WHERE `user_id` NOT IN (1,2,4) --user_id 1, 2 dan 4 masih aktif

DELETE FROM `wp_usermeta` WHERE `user_id` NOT IN (1,2,4)