Posted on

8 Tips Jitu Mengatasi Writer’s Block Untuk Blogger

8 Tips Mengatasi Writer’s Block Untuk Blogger

Tips Mengatasi Writer's Block

Sering kali kita sebagai blogger sering merasa stuck untuk membuat konten atau tulisan di blog kan? Kadang bingung, apa yang harus aku tulis ya untuk konten selanjutnya? Kamu ngerasa bingung dan ketika sudah berhadapan dengan laptop, kamu malah nggak bisa berpikir apapun. Sehingga kamu pun nggak membuat konten atau melanjutkan konten yang belum selesai sepenuhnya.

Hal ini relate banget dalam dunia kepenulisan terutama kamu yang blogger atau mungkin writer. Situasi dimana kita merasa buntu ini namanya writer’s block lho. Hampir semua orang pernah ngerasain hal ini lho nggak hanya blogger saja.

Source : Adobe Photo Stock

Beberapa orang ada yang menganggap bahwa writer’s block itu mitos belaka. Atau ada yang menyepelekan hal ini juga. Padahal sebenarnya hal ini merupakan hal yang wajar terjadi saat menulis dan jangan remehkan juga. Kita perlu mengatasi agar kita bisa kembali produktif membuat konten lagi.

Buat yang belum paham apa itu writer’s block akan dijelaskan di artikel ini ya. Dan di akhir akan dibahas juga tips mengatasi writer’s block yang jitu untuk kamu terapkan. Simak di bawah ini ya.

Tutorial tentang WordPress yang mungkin berguna untuk anda

Apa itu Writer’s Block?

Writer’s block adalah keadaan dimana kita tidak dapat melanjutkan kegiatan menulis atau ketidakmampuan untuk mulai menulis sesuatu yang baru. Jadi, nggak hanya saat kamu nulis saja ngerasa stuck tetapi juga saat memulai yang baru juga. Writer’s block juga dikenal sebagai penghambat psikologis yang mencegah penulis untuk menyelesaikan tulisannya.

Bagi kamu yang sudah lama berkecimpung di dunia blogging atau tulis menulis, hal ini pasti sangat mengganggu dan menghambat produktivitas sehari-hari. Apalagi jika kamu mempunyai timeline atau konten yang harus di publish secepatnya tetapi kamu ngerasa stuck. Pasti bikin frustasi banget kalau sudah dekat dengan deadline yang akan membuatmu stress.

Jangan takut, writer’s block itu hanya situasi sementara saja kok. Sebagian besar penulis akan mengalami blok ini dari waktu ke waktu dalam waktu yang sebentar saja. Jadi, jangan dianggap serius tetapi jangan dianggap sepele juga ya. Jika kamu sudah merasakan hal ini, sebaiknya coba beberapa cara untuk mengatasinya.

8 Tips Mengatasi Writer’s Block

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi writer’s block.

Bebas dan Rutin Menulis

Pertama adalah, tulislah secara bebas tanpa tema tertentu. Kalau kamu bingung mau nulis apa, coba ambil kertas atau buku tulis kamu lalu coret-coret yang ada di kepalamu. Atau yang sedang kamu lihat saat ini. Tuangkan saja semuanya tanpa ada struktur, nggak apa-apa bila berantakan juga. Siapa tau coretan ini bisa membawa kamu untuk mendapatkan ide baru untuk konten blogmu.

Selain menulis bebas, rutinlah untuk menulis. Setidaknya sehari, kamu bisa menulis beberapa baris apa yang sedang terjadi atau yang kamu lihat atau yang kamu baca. Dengan kita rutin menulis, kita jadi terbiasa dan memiliki jadwal menulis lho. Kamu pun bisa mengatur jadwal menulis juga misalnya setiap akhir pekan atau setiap malam sebelum tidur.

Tips-trik dan kustomisasi WordPress mungkin dapat membantu mengembangkan usaha yang anda kelola

Buat Draft Tulisan

Tips kedua yang bisa dilakukan adalah membuat draft tulisan. Biasanya kamu bingung untuk menulis hal selanjutnya. Nah, kamu bisa membuat outline atau draft terlebih dahulu. Draft ini menjadi patokan garis besar kamu untuk menulis. Kamu bisa menulis susunan sub topik dari ide yang kamu pikirkan. Hal ini menghindari writer’s block yang jauh lebih besar di tulisan selanjutnya.

Tulis Semuanya, Edit Belakangan

Ini yang sering terjadi oleh beberapa penulis, edit lagi dan lagi padahal tulisan belum selesai. Blogger yang seperti ini biasanya cenderung perfeksionis dalam membuat konten. Tapi ini nggak sepenuhnya baik lho karena waktu kamu banyak terbuang untuk mengedit, bukan menyelesaikan. Kalau begini, kamu bisa aja kehilangan ide untuk menyelesaikannya dan bisa jadi sudah malas melanjutkannya. Sebaiknya kamu tuang semuanya dulu. Barulah kamu mengedit bila ada yang salah, typo atau mengganti kata-kata yang lebih bagus.

Hindari Distraction atau Gangguan

Salah satu penyebab writer’s block adalah gangguan. Pikirkan sejenak, apa yang mudah membuatmu terdistraksi atau terganggu? Apakah handphone, suara, suasana atau yang lainnya?

Jika kamu mudah terdistraksi dengan handphone, sebaiknya matikan dulu handphone atau pasang mode do not disturb sejenak. Bila perlu, off dulu dari internet untuk fokus menulis supaya kamu nggak tergiur membuka tab-tab yang nggak penting.

Tips-trik dan tutorial WooCommerce untuk membantu mengembangkan usaha online anda

Kamu juga bisa menulis konten di tempat yang sepi bila kamu mudah terganggu dengan suara. Cafe, perpustakaan dan coffee shop bisa jadi tempat yang bagus untuk menyendiri dan fokus menulis. Atau minta tolong kepada anggota keluargamu untuk tidak mengganggumu selama beberapa jam saat kamu menulis. Karena menulis itu butuh fokus yang besar dan terkadang sulit untuk kita melanjutkan tulisan bila kita sudah terdistraksi.

Menulis di Pagi Hari atau Sebelum Tidur

Tips selanjutnya adalah menulis di waktu tertentu : pagi hari atau sebelum tidur. Dua waktu ini bisa menjadi tips buat kamu lho. Di pagi hari saat bangun tidur, otak kita merasa lebih fresh sehingga tak jarang sering ada ide cemerlang untuk menulis. Biasanya menulis di pagi hari lebih lancar ketimbang saat siang hari lho.

Atau sebelum tidur biasanya suka berpikir atau berimajinasi. Nah ini bisa dimanfaatkan untuk menulis. Siapkan waktu sekitar 30 menit untuk menulis di malam hari. Ingat ya, jangan sampai begadang dan membuatmu kecapekan hanya karena membuat konten blog kamu.

Mencari Inspirasi Untuk Konten Selanjutnya

Kalau kamu kehabisan ide untuk konten blogmu, mencari inspirasi adalah jawabannya. Ada beberapa banyak cara untuk mencari inspirasi menulis konten blog kamu. Misalnya kamu melakukan mencari sub direktori blog di beberapa website, melakukan blogwalking atau membaca-baca blog lainnya.

Siapa tahu muncul ide menarik setelah melakukan beberapa hal tadi. Membaca artikel atau thread menarik yang rame di sosial media juga bisa dilakukan lho.

Lakukan Aktivitas Selain Menulis

Bisa jadi kenapa kamu mengalami writer’s block karena kamu memaksa dirimu menulis sehingga kamu jadinya jenuh. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan aktivitas lain selain menulis untuk refreshing pikiran kamu.

Kamu bisa menonton Youtube dulu untuk refreshing, menonton series favoritmu, membaca buku-buku, menonton film di bioskop, menggambar, melukis, memasak, membuat kerajinan tangan, pergi ke pameran atau nongkrong di cafe kesukaanmu. Bebaskan diri kamu dari menulis untuk beberapa saat.

Tutorial dan kustomisasi WooCommerce untuk membantu mengembangkan toko online anda

Istirahat Sejenak

Tips terakhir adalah istirahat. Percuma saja bila otakmu dipaksa menulis kalau kamu merasa capek atau lelah. Hasil tulisanmu nggak memuaskanmu nantinya. Tandanya kamu perlu istirahat sebentar.

Coba ambil 1-2 jam untuk tidur siang untuk refresh pikiranmu. Atau mungkin dengan mandi dan membiarkan kepalamu dibilas dengan air yang mengalir. Ini bisa membuat kamu segar dan rileks lho. Malah kebanyakan orang sering dapat ide menarik pas lagi di kamar mandi lho. Atau jika perlu, ambil beberapa hari atau break untuk nggak menulis sama sekali. Tetapi jangan terlalu lama juga ya.

Writer’s block itu lumrah terjadi kok terhadap kita yang sehari-hari menekuni dunia tulis menulis kok. Kamu hanya perlu menerima hal itu dan mengatasinya supaya kamu tetap bisa melanjutkan tulisanmu lagi.

Konten itu memang hal paling krusial bagi blogger, tetapi website atau blog juga penting. Tanpa ini, konten kamu tidak bisa dipublikasikan, dilihat dan dinikmati banyak orang. Oleh karena itu, pilih hosting dari penyedia hosting terbaik yang dapat mengoptimalkan website atau blog milikmu.

Semoga tips di atas dapat berguna untukmu yang saat ini mengalami writer’s block. Tetap semangat menulis ya.

wpJakarta Write For All

wpJakarta Write For All

Artikel atau konten ini di tulis oleh salah satu pengunjung wpjakarta.com melalui wpJakarta Write For All. Wadah kami untuk menerima artikel, konten atau promosi dari komunitas atau pelaku usaha untuk di posting di website wpJakarta.Com.

Segala isi konten adalah tanggung jawab penulis yang bersangkutan. Setiap bentuk penawaran kerjasama dan promosi, agar di cross cek lebih lanjut kepada penulis yang bersangkutan. Lebih lanjut cek halaman kebijakan website kami.

Artikel lainnya di wpJakarta