Posted on

Mengatasi Bad Request Website WordPress

wpJakarta – Mengatasi Bad Request Website WordPress. Tiba-tiba saat anda melakukan pagespeed check menggunakan tools seperti GTmetrix atau tools pingdom, dan menemukan nilai rendah pada parameter “AVOID BAD REQUEST”. Di GTmetrix AVOID BAD REQUEST termasuk dalam “High Priority” hingga menurunkan skor pagespeed anda.

Penyebabnya karena ada beberapa link yang menghasilkan resnpose status 4xx atau dikenal dengan BAD REQUEST.Baik GTmetrix dan tools pingdom memberikan keterangan yang kompak yaitu “The following requests are returning 404/410 responses. Either fix the broken links or remove the references to the non-existent resources”.

Baca Juga :

Syukurlah karena keduanya memberikan link yang di maksud tersebut dan kita bisa menelusurinya. Ada dua solusi untuk masalah tersebut. Benerin “pangkalnya” atau benerin “ujungnya”. Benerin pangkalnya berarti harus mencari dimana link tersebut disematkan sebelumnya. Sebaliknya benerin ujungnya berarti mencari sumber tujuan link, bisa file atau halaman web.

mengatasi bad request website WordPress dengan plugin

Beberapa plugins bisa anda install untuk mencari link “rusak” tersebut jika sebelumnya link-link tersebut ditambahkan secara manual saat anda membuat artikel atau post. Tapi seringkali plugin checker tidak bisa menemukan, karena masalahnya link rusak tersebut dibuat oleh tema atau plugin lain.

Misalnya anda menggunakan tema website yang dibuat “built-in” atau dibundle dengan beberapa plugin, termasuk plugin “page builder”. Karena suatu alasan anda meng-uninstall plugin page builder tersebut dan mengkustom website anda tanpa page-builder. Dan ternyata ada satu folder dari plugin lainnya yang juga ikut terhapus.

mengatasi bad request website WordPress secara manual

Seperti contoh gambar diatas, terdapat tiga link request ke file “huruf” yang mengarah pada folder/fontawesome/, foldernya “hilang” akibat uninstall plugin page builder. Syukurlah hanya tiga link, sehingga “mencari” bad request tersebut sepertinya tidak akan terlalu sulit. Dan semuanya mengarah pada satu folder yaitu /plugins/schoolplus-addon/aset/fonts/fontawesome/ dan mengarah pada file .ttf , .woff dan .woff2.

Kesimpulannya “Uninstall sebuah plugin juga menghapus folder plugin lainnya”. Meskipun plugin tersebut adalah plugin yang berbeda, namun hal tersebut dapat terjadi karena tema website yang digunakan tersebut “built-in” dengan beberapa plugin.

Untuk mengatasinya :

  • Jika ketiga file tersebut masih ada, maka anda dapat membuatkan folder yang hilang sesuai seperti path folder link tersebut.
  • Atau anda bisa mendownload file tersebut lalu menempatkannya sesuai path folder seperti semula.