Posted on

Ganti Nama Domain Website WordPress (Panduan Lengkap)

wpJakarta – Ganti Nama Domain Website WordPress (Panduan Lengkap). Apakah anda berniat untuk mengganti nama domain? Mungkin karena setelah jalan beberapa bulan “ngeblog” dan anda menemukan sebuah nama domain yang sangat cocok untuk anda kenakan. Mengganti nama domain pada sebuah website memang sangat mungkin untuk dilakukan. Dan berikut kami jelaskan bagaimana meng-ganti nama domain di website wordPress.

wp jakarta tips-trik wordpresswp jakarta tips-trik wordpress

Pada artikel ini kami akan jelaskan panduan lengkap bagaimana meng-ganti nama domain website wordPress. Apa yang mesti dilakukan jika anda tidak dapat mengakses admin dashboard WordPress. Sekalian kami jelaskan juga bagaimana meredirect, mengganti properti pada google search console dan hal-hal lain yang perlu di cek setelah melakukan penggantian nama domain. Tapi mungkin beberapa penjelasan kami tulis dalam beberapa artikel terpisah.

Baca Juga :

Lakukan backup secara keseluruhan

Dan yang pertama kali harus dilakukan adalah memback-up secara keseluruhan website anda. Sekedar jaga-jaga jika terjadi suatu hal diluar kendali. Untuk meng-ganti nama domain pastinya anda masih memiliki periode hosting yang masih aktif, dan sudah membeli nama domain yang baru. “Note ! Nama domain yang baru, tidak perlu di addonkan terlebih dulu”.

Ganti nama domain di pengaturan umum admin dashboard

Dari menu pengaturan umum WP dashboard admin, masukan nama domain baru pada pengaturan Alamat WordPress dan Alamat Situs, lalu save. Sampai disini dashboard admin mungkin tidak dapat diakses. Itu artinya anda harus melanjutkan proses migrasi ini hingga tuntas.

Ganti nama domain pada sisi layanan hosting

Yang berikutnya adalah melakukan penggantian nama domain pada sisi hosting. Silahkan cek atau tanyakan pada masing-masing support admin penyedia hosting anda. Jika anda menggunakan layanan hosting niagahoster, anda dapat mengikuti panduan ini : Cara Mengganti Nama Domain Utama di cPanel Melalui Member Area.

Setelah selesai mengganti nama domain dan pointing name server, diperlukan waktu 1 s.d 24 jam untuk menunggu system menyelesaikan proses propagasi. Pada periode waktu tersebut mungkin website anda belum bisa live secara normal. Tunggu hingga waktu propagasi selesai dan anda bisa melanjutkan kustomisasi website dengan nama domain yang baru.

Masalah yang timbul saat proses mengganti nama domain

Tapi sering terjadi masalah hingga waktu propagasi selesai, website belum juga bisa beroperasi normal. Halaman homepage mungkin sudah bisa diakses dan menyandang nama domain baru. Tapi anda tidak bisa mengakses admin dashboard anda karena login URLnya masih menggunakan domain lama (https://domain-lama.com/wp-login.php).

Jika anda mengalami hal ini, mungkin karena sebelumnya lupa mengganti alamat URL WordPress dan alamat URL situs pada menu pengaturan umum admin dashboard seperti langkah pertama diatas. Silahkan ikuti beberapa langkah berikut untuk mengatasi hal tersebut.

1. Edit Database melalui phpMyAdmin

“Jangan lupa untuk memback-up data sebelum melakukan perubahan pada table database”.

Akses database Melalui phpMyAdmin, dan temukan database “wp_option”. Edit pada bagian option_name site_URL dan Home. Ubah option_value sesuai nama domain-baru, lalu klik go atau save.

2. Edit file wp_config.php

Selanjutnya anda perlu untuk merubah file wp_config.php. Buka file folder root wp_config.php dan tambahkan kode berikut tepat sebelum komentar berikut“/* That’s all, stop editing! Happy publishing. */”.

 define( 'WP_HOME', 'http://domain-baru.com' );
 define( 'WP_SITEURL', 'http://domain-baru.com' );

3. Edit file function.php

Berikutnya buka dan edit file function.php dari folder themes. Tepat setelah tag :

<?php

tambahkan kode berikut :

 update_option( 'siteurl', 'http://domain-baru.com' );
 update_option( 'home', 'http://domain-baru.com' );

Jika tidak terdapat file function.php pada theme WordPress, anda bisa membuatnya sendiri dengan isi baris kode sebagai berikut dan upload ke folder themes:

 <?php
 update_option( 'siteurl', 'http://domain-baru.com' );
 update_option( 'home', 'http://domain-baru.com' );
“Langkah ini hanya alternatif sementara untuk dapat mengakses admin dashboard WordPress. Setelah berhasil mengaksesnya, anda harus menghapus kode yang tadi ditambahkan”.

Setelah semua dijalankan dengan benar, cobalah untuk mengakses admin dashboard hingga beberapa kali. Sampai disini seharusnya anda sudah dapat mengakses WordPress dashboard admin. JIka admin dashboard sudah dapat diakses, kini waktunya untuk ngopi dulu segelas sebelum melanjutkan kustomisasi lanjutan pada website dengan nama domain yang baru.

Instal SSL (HTTPS)

Jika pada domain lama sudah terpasang SSL baik berbayar atau gratis, bukan berarti SSL juga akan ikut bermigrasi. Anda harus memasang ulang SSL yang baru, meskipun sebelumnya anda menggunakan SSL berbayar dan belum habis periodenya, artinya anda harus membelinya lagi SSL yang baru.

Untuk bagaimana menambahkan SSL pada website WordPress silahkan merefer pada proses masing-masing layanan hosting anda.

Redirect dari domain lama ke domain baru

Langkah selanjutnya adalah melakukan redirect dari domain lama ke domain baru. Anda perlu menambahkan beberapa baris kode pada file .htaccess untuk meredirect domain lama ke domain baru. Pada file .htaccess tambahkan kode berikut :

 <IfModule mod_rewrite.c>
 RewriteEngine On
 RewriteCond %{HTTP_HOST} ^domain-lama.com$ [OR]
 RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.domain-lama.com$
 RewriteRule ^(.*)$ http://domain-baru.com/$1 [R=301,L]
 </IfModule>

Artikel lainnya tentang WordPress redirect, silahkan akses disini : Membuat Redirect Website WordPress

Proses yang berhubungan dengan SEO

Jika anda tidak terlalu concern dengan SEO, anda bisa ngopi lagi sambil menghisap satu atau dua batang rokok. Tapi jika anda concern dengan yang namanya SEO. Maka anda harus memulai proses “migrasi” Google Search Console, Bing Webmaster dan Google TAG Manager.

Mengenai proses mengganti property pada google search console dan Bing Webmaster, silahkan akses artikel kami berikut : Mengganti nama property pada Google Search Console, Bing atau mesin pencari lainnya.

Banyak hal lain yang mungkin akan luput dari check list anda saat melakukan penggantian nama domain. Kami akan coba mengingatkan proses-proses yang mesti dilakukan, setelah meng-ganti nama domain website WordPress.

  • Cek dan update setting pada setiap plugin. Mungkin ada pengaturan pada plugin yang masih mengarah pada URL lama.
  • Cek gambar, logo atau string statis yang mungkin anda masukan pada pengaturan plugin dan pengaturan WordPress melalui admin dasbohard.
  • Setting ulang Google reCaptcha, mungkin sebelumnya anda melapisi beberapa form atau halaman dengan google reCaptcha saat masih menyandang nama domain lama. Jangan lupa untuk mensetting ulang properti Google recaptcha. Karena lapisan recaptcha yang sebelumnya anda pakai tidak akan berfungsi saat anda mulai menggunakan nama domain yang baru.
  • Cek dan update setiap kata yang berkaitan dengan nama domain lama pada setiap post.
  • Cek dan update internal link yang berkaitan dengan nama domain lama. Dalam hal ini anda mungkin memerlukan plugin seperti search replace atau broken link checker.
  • Cek dan update juga widget footer dan sidebar jika masih ada link yang point ke URL lama.
    Update alamat email pada hosting anda.
  • Cek file robot.txt untuk mengupdate hal-hal yang perlu anda update disana.
  • Cek dan rubah setiap property anda pada layanan afiliasi atau forum yang anda ikuti.

Jika memungkinkan seharusnya tidak perlu lagi untuk melakukan migrasi nama domain apabila saat setup dan live website sudah berjalan sesuai blueprintnya.